
MALANG – Di era serba digital ini, metode pembelajaran harus terus berkembang agar tidak monoton. Inilah yang diyakini oleh tim pengabdian dari Departemen Kimia Universitas Negeri Malang (UM). Mereka berinisiatif menggelar pelatihan khusus untuk para guru kimia Madrasah Aliyah (MA) di Malang Raya. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) PPG yang didanai oleh PPG Sekolah Pascasarjana UM. Tujuannya satu: meningkatkan kualitas praktikum kimia lewat metode berbasis inkuiri.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi yang dilakukan pada 22 dan 24 Juli 2025. Sesi pertama berlangsung secara daring, sementara sesi kedua diadakan langsung di laboratorium kampus UM.

Sesi Daring: Pemanasan di Ruang Virtual
Pada 22 Juli 2025, para guru berkumpul di Google Meet. Suasana hangat terasa sejak awal, dimulai dengan sambutan dari Dra. Hj. Muzayannah, M.Ag., selaku Pengawas MA yang juga pembina MGMP Kimia MA. Tak ketinggalan, Dr. Nazriati, M.Si., mewakili tim dosen UM, turut memberikan semangat.

Materi inti langsung dibawakan oleh Dr. Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd., yang memimpin acara ini. Beliau memaparkan konsep praktikum berbasis inkuiri, sebuah pendekatan yang mengajak siswa berpikir kritis dan mandiri dalam menemukan jawaban. Sesi ini makin menarik karena dimoderatori oleh Danar, M.Sc.

Pelatihan dilanjutkan oleh Shoim Hadi Muhayad, S.Pd. yang memaparkan cara mengembangkan Kit Sensor Larutan Penyangga. Sesi ini dipandu oleh Revianti Aisyah Safitri sebagai moderator, yang membuat diskusi tanya jawab berlangsung interaktif dan informatif.
Sesi Luring: Praktik Langsung di Laboratorium

Dua hari kemudian, pada 24 Juli 2025, para guru datang ke Lab Kimia Dasar B18 di UM. Mereka langsung disambut dengan atmosfer laboratorium yang penuh dengan alat-alat praktik.

Dr. Oktavia Sulistina kembali memberikan pengantar, disusul dengan penjelasan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang sangat penting dalam praktikum. Setelah itu, tim fasilitator yang terdiri dari Dr. Nazriati, M.Si.; Danar, M.Sc.; Shoim Hadi Muhayad, S.Pd.; Revianti Aisyah Safitri; Rosyada Salsabila; dan Razita Fanadrarul Amiza, mendampingi para guru untuk mencoba langsung kit larutan penyangga.

Di sesi ini, para guru bukan hanya mendengarkan teori, tapi juga langsung praktik, merasakan langsung metode inkuiri yang sudah mereka pelajari secara daring. Mereka mengisi angket evaluasi di akhir acara, berharap ilmu yang mereka dapat bisa langsung diterapkan dan membuat pelajaran kimia di sekolah mereka menjadi lebih hidup dan menyenangkan.


