Friday , 22 September 2017

PERBEDAAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATERI HIDROLISIS GARAM PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E DAN LEARNING CYCLE 5E-NUMBERED HEADS TOGETHER BAGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 MALANG

PERBEDAAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATERI HIDROLISIS GARAM PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E DAN LEARNING CYCLE 5E-NUMBERED HEADS TOGETHER BAGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 MALANG

 

Rachmasari Putri Anggini 1a,*, Endang Budiasih 2a, dan Evi Susanti 3a

a Prodi Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Malang

Jl. Semarang No 5 Malang Kode pos 65145

 *Corresponding author’s email: rararachma06@gmail.com

ABSTRAK

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) keterlaksanaan proses pembelajaran Learning Cycle 5E dan Learning Cycle 5E-NHT, (2) ada tidaknya perbedaan hasil belajar kognitif, (3) hasil belajar afektif dan (4) motivasi belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berpadu Numbered Heads Together (NHT) pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasy experimental design dengan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 5 Malang semester II tahun ajaran 2014/ 2015 yang terdiri dari 7 kelas. Pemilihan kelas kontrol dan eksperimen dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas XI MIA 2 terpilih sebagai kelas eksperimen (dibelajarkan dengan Learning Cycle 5E-NHT) dan kelas XI MIA 5 sebagai kelas kontrol (dibelajarkan dengan Learning Cycle 5E). Data hasil belajar kognitif siswa dianalisis secara statistik menggunakan uji-t sementara data keterlaksanaan proses pembelajaran, nilai kuis, nilai hasil belajar afektif dan motivasi belajar siswa dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterlaksanaan proses pembelajaran Learning Cycle 5E-NHT pada kelas eksperimen (95,4%) dan Learning Cycle 5E pada kelas kontrol (93,2%) berlangsung sangat baik, (2) Ada perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E-NHT dan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E, dimana nilai hasil belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E-NHT ( 90,7) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E (85,4), (3) Rata- rata hasil belajar afektif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E – NHT (88,7) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E (84,4), (4) Motivasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E – NHT (persentase dengan kriteria sangat termotivasi 57,6%) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E (persentase dengan kriteria sangat termotivasi 40,6%).

 

Kata kunci: Learning Cycle 5E, Numbered Heads Together, Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Hidrolisis Garam