Tuesday , 23 May 2017

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE GUIDED INQUIRY PADA SUBMATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA BRAWIJAYA SMART SCHOOL

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE GUIDED INQUIRY PADA SUBMATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA BRAWIJAYA SMART SCHOOL

Vella Nadya*a, Dedek Sukarianingsih a, Siti Marfuah a

aJurusan Kimia, Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang 5 Malang 65145

E-mail: vellanadya90@yahoo.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Collaborative Guided Inquiry pada submateri Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit terhadap prestasi belajar siswa kelas X di SMA Brawijaya Smart School. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental). Kedua kelas eksperimen diambil dengan teknik cluster random sampling. Data keterlaksanaan proses pembelajaran dianalisis secara deskriptif sedangkan data hasil belajar kognitif siswa dianalisis dengan statistik inferensial menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan proses pembelajaran siswa  yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Collaborative Guided Inquiry sebesar 89,5% dan keterlaksanaan proses pembelajaran siswa  yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 86%. Dari data prestasi belajar siswa menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Collaborative Guided Inquiry pada submateri larutan Elektrolit dan Non Elektrolit terhadap prestasi belajar siswa kelas X di SMA Brawijaya Smart School.

Kata Kunci: collaborative, inkuiri terbimbing, larutan elektrolit, prestasi belajar