Thursday , 19 January 2017

Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) di Jawa Timur Sebagai Alternatif Pendanaan Pembangunan.

18 Mei 2016

Implementasi

MalangBertambah lagi akademisi UM yang berpartisipasi dalam konferensi internasional. Kali ini, Dr. Puji Handayati, S.E.Ak, M.M, Koordinator Prodi Akuntansi Pascasarjana UM menjadi salah satu peserta yang diundang dalam konferensi internasional Sydney International Business Research Conference (SIBRC) 2016.

Kegiatan yang berlangsung pada 19 – 21 Maret 2016 ini bertempat di Adina Hotel Sydney Harbourside, Darling Harbour, Sydney, Australia.

Dr. Puji Handayati memaparkan hasil penelitian yang berjudull The Implementation Of Corporate Social Responsibility In East Java

“Hasil kajian lapangan kami mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan regulasi dengan memasukkan arah kebijakan pembangunan daerah pada dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah. Hal tersebut sebagai upaya melakukan terobosan dalam pengembangan pembiayaan pembangunan,”ujarnya.

“Terhadap program dan kegiatan dalam prioritas pemerintah tidak mampu sepenuhnya mendanai, seperti penyediaan fasilitas infrastruktur strategis yang dapat meningkatkan daya saing daerah, penyediaan pelayanan dasar masyarakat, maka kebijakan pendanaan alternatif pembangunan  diarahkan  dengan melibatkan masyarakat, swasta, dan dunia usaha melalui pelaksanaan Corporate Social Responsibility  (CSR)  dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dari pelaku usaha yang tersebar di berbagai daerah Jawa Timur,”jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Puji memaparkan bahwa berdasarkan realisasi anggaran, prosentase penyumbang kegiatan CSR dan PKBL Jawa Timur adalah wilayah Surabaya yaitu sekitar 39,20%, kemudian Gresik sebesar 16,52 %, Malang 12,11%, dan Madiun sebesar 11,75%. Sedangkan berdasarkan proporsi perusahaan BUMN dan Swasta, jumlah anggaran untuk kegiatan CSR dan PKBL Provinsi Jawa Timur terbesar dilaksanakan oleh perusahaan BUMN yaitu sebesar Rp. 171.912.400.398 atau sekitar 71,95% dari total anggaran CSR dan PKBL. Sedangkan swasta menyumbang sebesar Rp. 42.656.727.422 atau sekitar 28,05%.

Sydney International Business Research Conference (SIBRC) 2016 merupakan  salah satu kegiatan konferensi ilmiah tingkat internasional yang bertujuan untuk memberikan kesempatan akademisi dan praktisi di seluruh dunia untuk membahas dan berbagi isu-isu kontemporer bisnis serta penelitian ilmu sosial.

Konferensi ini diusulkan menyediakan outlet untuk penelitian berkualitas tinggi di semua bidang akuntansi , CSR , keuangan, ekonomi , ekonometrik , pendidikan , teknologi informasi , keuangan Islam dan Syariah , hukum , manajemen , pemasaran , bisnis sosial dan multidisiplin.

Badan komite Konferensi Ilmiah Internasional ini terdiri dari beberapa professor dari universitas ternama seperti Prof. Dr. Dato’ Che Musa Che Omar dari Universiti Kuala Lumpur Malaysia, Dr. Asadullah Shah dari  International Islamic University of Malaysia, Dr. Jai Prakash Sharma dari University of Delhi India, Dr. Mahadzirah Mohamad dari Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia, Dr. Mohamad Ali Abdul-Hamid dari Universiti Utara Malaysia, Dr. Noorhayati Mansor dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Tony Fang dari Memorial University Canada, Prof. Dr. Andrew Banasiewicz dari Boston University USA dan  Prof. Dr. Nisful Laila dari Airlangga University Surabaya Indonesia. Sedangkan peserta yang hadir dalam acara ini sebanyak 50 peserta dari 13 negara, antara lain  Amerika, India, Indonesia, Japan, Australia, Malaysia, New Zaeland, Singapur, Philipina, dan Birma.

 

Penulis             : Kautsar Saleksa
Editor               : Moch. Syahri
Sumber            : http://www.um.ac.id/